Kabanjahe| CN- berawal dari keributan disebuah Cafe di Jalan Besar Kabanjahe-Tigapanah, Desa Bunuraya pada Minggu, (1/11) sekitar Pukul 00.45 WIB, yang akhrinya timbulkan 5 korban luka.
Bahkan beberapa diantaranya mengalami luka yang cukup serius hingga mendapatkan perawatan berupa jahitan di kepala akibat di bacok senjata tajam saat insiden tersebut terjadi.
Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono SH, SIK saat diminta keterangan membenarkan kejadian tersebut kepada awak media, Dikatakannya “ya benar, ada penyerangan oleh sekelompok orang dengan menggunakan senjata tajam dan benda tumpul lainnya yang dilakukan kepada 5 (lima) orang Korban.
” korbannya yaitu Rudi Tanjung (24) Warga Jalan Irian, Pandapotan Napitupulu (51) Warga Jalan Irian Ujung, Herman Napitupulu (27) Warga Jalan Irian, serta Iwan Napitupulu (15) dan Samuel Napitupulu (15). Mereka diserang OTK Saat berada diruang IGD RS Umum Kabanjahe pada pagi dinihari tadi,” ujar Yustinus.
Awalnya, kata Kapolres menerangkan ” Rudi Tanjung dan seorang rekannya bermarga Simajuntak mendatangi Cafe Dasar yang berada di Jalan Besar Kabanjahe -Tigapanah, tepatnya di Desa Bunuraya untuk minum tuak, namun Rudi Tanjung langsung memukul meja sembari mengucapkan “mau apa kau” serta memandang ke arah wajah salah satu pengunjung cafe Warga Desa Seberaya Kecamatan Tigapanah, yang saat itu sedang duduk dimeja.
Mendengar ada keributan, sambung Kapolres ” Kasir Cafe mencoba melerai dan menarik Rudi Tanjung ke arah meja kasir, selanjutnya Rudi diminta meninggalkan Area Cafe.
“Berselang 10 menit pasca keributan, Rudi Tanjung kembali mendatangi Cafe Dasar dengan membawa 2 (dua) orang rekannya, yakni Iwan Napitupulu dan Pandapotan Napitupulu untuk mendatangi pengunjung kafe tersebut, seketika itu juga perkelahian pun terjadi dilokasi, untuk mengantisipasi kejadian susulan Kasir langsung menutup Cafe ” jelasnya.
” Tepat pukul 01. 00 Wib Rudi Tanjung pulang kerumah menjumpai Herman Napitupulu dan Tian Parhusip sambil mengatakan, “kita jumpai dulu adekmu berkelahi, dia dikeroyok orang di Cafe Dasar ” kata Kapolres, menirukan ucapan Rudi.
Lebih jauh AKBP Yustinus Setyo Indriono mengungkapkan ” kemudian mereka berangkat menuju Cafe yang dimaksud dengan mengendarai Truck Cold Diesel Nopol : BH 8687 SF warna kuning, namun sebelum tiba di Cafe Dasar tepatnya di Simpang Panti Asuhan Bunga Bakung mereka melihat Iwan Napitupulu dalam keadaan terluka dan langsung membawanya ke RSU Kabanjahe untuk berobat ” ucap dia.
” Setibanya di RSU Kabanjahe Iwan Napitupulu langsung dibawa keruang IGD untuk dilakukan penanganan medis. Namun, tiba – tiba datang sekelompok orang tak dikenal membawa peralatan seperti batu, kayu dan pedang dengan mengendarai mobil Kijang Pick Up warna hitam dengan Nopol : BK 8764 LS, mereka (OTK-red) langsung turun dari mobil dan meringsek masuk ke Ruang IGD hingga membuat panik para petugas medis/perawat dan security di RSU itu” katanya.
” setelah itu, tanpa basa–basi dengan membabi buta kelompok OTK menyerang Pandapotan Napitupulu, Herman Napitupulu, Iwan napitupulu, Rudi Tanjung dan Samuel Napitupulu ” imbuhnya.
Saat ini para korban yang mengalami luka bacok dan sayatan benda tajam kata Kapolres sudah dirujuk kerumah Sakit Royal Prima Medan untuk menjalani perawatan.
Menindak lanjuti insiden ini, lanjut Kapolres ” Jajaran Personil Satreskrim dan anggota lainnya sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku ” tandasnya.
(Fernando Sagala)














