Gemako Gelar Khitan Gratis dan Bagikan Bansos

oleh

Deli Tua CN Gema Masyarakat Kompak (Gemako) menggelar khitan gratis dan membagikan bantuan sosial (Bansos) kepada anak yatim piatu dan warga kurang mampu bertempat di Cafe Mie Arang Aceh Jalan Purwo Gang Madrasah, Minggu 29 Juni 2025.

 

example banner

Kegiatan khitan gratss dan pembagian Bansos dihadiri Camat Deli Tua Wahyu Rismiana bersama istri, Lurah Deli Tua Selvie Engelina Ginting Munthe diwakili Kepling III Sukardi, Kepling II Wahyudi, Bhabinkamtibmas Polsek Deli Tua, tim medis diketuai H Muhajar Koto, Wahyu Indrawan, Ramadhan, Nana Mariana, tokoh masyarakat H M Agus Joni, Saino, pengurus dan anggota Gemako, serta undangan lainnya.

 

Ketua Panitia Khitan Gratis dan Bansos Gemako Rusdianto menjelaskan, kegiatan ini selain didukung pihak Kecamatan Deli Tua, juga didukung oleh NOVEL (Nostalgia Lovers Club), Pimpinan Umum Media Intel Post News Budi Honk, Pimpinan Umum Majalah Satya Bhakti Suman, Camat Biru Biru Rahmat Hidayat, Toko Roti Yolanda, Kadis Pariwisata dan Olahraga Aceh Tenggara Bakri Saputra, anggota DPRD Subulussalam Dedi, Toni, dan Hasrul Benny Harahap (pengacara).

BACA  Gelorakan Semangat HUT Ke-116, Pemkab OKU Inisiasi Gerakan Indonesia Asri BATURAJA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) resmi meluncurkan Gerakan Indonesia Asri yang digelar secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, Jumat (24/7/2026) pagi. Aksi lingkungan berskala makro ini diinisiasi khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab OKU dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU yang ke-116. Kegiatan gotong royong massal tersebut dipimpin langsung oleh Bupati OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM, MPd. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Taman Kota Baturaja yang menjadi titik pusat (kick-off) pergerakan kebersihan daerah serta aliran sungai Ogan baik dibawah jembatan Ogan. Ajak Warga Berdampak Nyata Bupati OKU Teddy Meilwansyah menjelaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pelestarian alam dan kebersihan lingkungan lingkungan sejak dini. "Melalui Gerakan Indonesia Asri ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif. Kebersihan daerah bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga Bumi Sebimbing Sekundang," ujar Teddy saat memberikan arahan langsung di lokasi kick-off, Baturaja. Teddy juga menegaskan bahwa momentum bertambahnya usia Kabupaten OKU ke-116 harus dibarengi dengan perubahan perilaku yang positif terhadap lingkungan. "Sesuai dengan tema besar hari jadi tahun ini, yakni 'Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU', gerakan ini adalah bukti nyata kepedulian kita untuk menjaga wilayah OKU tetap sehat, asri, dan nyaman ditinggali," tambahnya. Sinergi Curve Sisir Fasilitas Publik Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU Brigman menyatakan bahwa pergerakan ini tidak hanya berpusat di ibu kota kabupaten, melainkan berjalan serentak di 13 kecamatan, serta seluruh kantor di wilayah OKU. "Tim Kita bersinergi terjun langsung ke lapangan membersihkan lingkungan termasuk beberapa titik di aliran sungai Ogan,"ucap Brigman. Pihak DLH menerjunkan personel kebersihan untuk menyisir fasilitas publik, saluran air (drainase), serta kawasan padat penduduk guna mengantisipasi penumpukan sampah. Selain melakukan aksi kebersihan, Pemkab OKU turut mengimbau masyarakat luas untuk menyemarakkan suasana HUT daerah dengan memasang umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di pekarangan rumah masing-masing sepanjang bulan perayaan.

 

“Untuk khitan gratis tahun ini diikuti 25 orang anak, sementara untuk Bansos kami memberikan kepada 41 warga kurang mampu dan janda,” jelas Rusdianto.

 

Rusdianto yang mantan pensiunan pegawai Pos lebih lanjut menjelaskan, kegiatan khitan gratis dan Bansos adalah agenda rutin yang selalu digelar setiap tahunnya pas anak sekolah libur.

 

“Saya pribadi dan atas nama Gemako mohon maaf kepada warga yang mungkin belum ada mendapatkan Bansos, karena ini semua tidak kami sengaja tapi karena keterbatasan dana yang ada,” ujar Pak Pos panggilan akrab Rusdianto.

 

Sementara itu tokoh masyarakat H M Agus Joni mengapresiasi kegiatan yang digelar rutin oleh Gemako, dan menuturkan mendukung semua kegiatan positif yang selalu digelar Gemako.

 

“Saya pribadi apresiasi kegiatan khitan gratis dan pembagian Bansos yang diadakan Gemako, dan saya akan selalu mendukung kegiatan yang bersifat positif, untuk warga kurang mampu,” ujarnya.

BACA  Wujud Kepedulian Brimob kepada Sesama, Personel Kompi-2 Batalyon-C Sat Brimob Polda Sumut Gelar Minggu Kasih di Angkola Timur

 

Camat Deli Tua Wahyu Rismiana senada mengapresiasi kegiatan yang digelar Gemako. Karena camat mengakui pemerintah sendiri saja sulit untuk menggelar kegiatan sunat gratis dan Bansos karena ada batasannya.

 

Dalam kesempatan itu, Camat Wahyu juga membeberkan beberapa hal, diantaranya kegiatan para pedagang yang ada di Deli Tua. Menurutnya, jika berdagang janganlah sampai mengganggu kegiatan dan aktivitas warga.

 

Yang kedua soal kebersihan, Camat Wahyu meminta warga khususnya Lingkungan II dan III untuk menjaga kebersihan, khususnya dalam membuang sampah.

 

“Jika kita menjaga kebersihan kita akan selalu sehat, dan terhindar dari berbagai penyakit. Saya ingin menjadikan Deli Tua kota yang bersih seperti visi dan misi Bupati Deli Serdang yang akan menjadikan Deli Serdang yang bersih dan asri,” imbuh Wahyu.

 

Di akhir sambutannya, Camat Wahyu akan mendukung kegiatan positif yang digelar Gemako.

 

‘Sekali lagi saya pribadi apresiasi kegiatan Gemako, dan akan mendukung kegiatan Gemako,” tutup Wahyu.

BACA  Polres Tebing Tinggi Amankan Turnamen Futsal Inter School Cup II Sumatera Utara 2026

 

H Muhajar Koto selaku ketua tim medis yang sudah dua kali mendukung kegiatan khitan massal Gemako, tidak banyak bercerita, yang pada intinya dia akan selalu mendukung kegatan khitan gratis yang digelar Gemako.

 

Pak Koto dalam kesempatan tersebut meminta warga apabila ingin melakukan operasi sumbing, dirinya mengaku gratis, dan warga dapat menghubungi Sekretariat Gemako atau Bang Budi Honk selaku Pimpinan Umum Intel Post News.

 

“Saya setiap bulan menggratiskan 10 anak untuk dikhitan, dan selagi saya masih sanggup saya akan lakukan terus. Walaupun umur saya sudah 75 tahum” ujar Pak Koto.

 

Dalam kesempatan itu, Camat Wahyu didampingi istri melihat proses khitan, dan berdialog dengan anak yang dikhitan dan tim medis.

 

Sementara itu, pantauan awak media di lapangan warga antusias mengikuti dan menghadiri kegiatan khitan gratis Bansos Gemako. Hingga usai acara berjalan tertib dan aman. (Anto)

No More Posts Available.

No more pages to load.