Kepala KUA Salapian Pembicara Tasyakuran Wisuda Santriwati Tahfidzul Qur’an Jantung Pitu 

oleh

Kepala KUA Salapian Pembicara Tasyakuran Wisuda Santriwati Tahfidzul Qur’an Jantung Pitu

 

example banner

Al-Quran adalah kitab suci umat Islam yang diturunkan sebagai pedoman hidup serta petunjuk menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Quran merupakan ibadah yang sangat mulia.

 

 

Keutamaan membaca Al-Quran tidak hanya memberikan manfaat spiritual, tetapi juga membawa ketenangan dan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu keutamaan membaca Al-Quran berdasarkan dalil-dalil dari Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad saw, adalah mendapat Pahala yang Berlipat Ganda.

 

Setiap huruf yang dibaca dari Al-Quran akan mendatangkan pahala. Bahkan, meskipun seseorang belum fasih dalam membaca Al-Quran, ia tetap mendapatkan pahala, dan bahkan lebih karena kesabarannya. Dalam sebuah hadist, Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Quran), maka ia mendapatkan satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan bahwa Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

BACA  Polsek Peranap Berhasil Meringkus Seorang Pria Diduga Sebagai Pengedar Sekaligus Pengguna Narkotika jenis sabu

 

Sedangkan Menghafal Al-Qur’an memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya ditinggikan derajatnya di surga, mendapatkan syafaat di hari kiamat, serta memberikan mahkota kemuliaan bagi orang tua. Penghafal juga termasuk keluarga Allah (ahlullah) di bumi dan manusia terbaik, dengan pahala yang terus mengalir.

 

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Salapian H. Muhammad Kurnia Amir, S. S. Sos. I, S. Pd. I, MM menjelaskan tentang keutamaan membaca dan menghafal Al-Quran tersebut dihadapan puluhan santriwati yang sedang tasyakuran atas keberhasilannya menghafal 30 juz Al-Quran yang didampingi orang tua santriwati serta ratusan jamaah pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak juga masyarakat sekitar yang memenuhi ruangan masjid pondok pesantren tahfidz Alquran Jantung Pitu desa Pancor Warno kecamatan Salapian, Ahad, 10 mei 2026.

BACA  Warga Desa Pantai Cermin Ditangkap Polsek Tapung, Temukan Sabu-sabu 2 Gram Dari Pelaku 

 

Lebih lanjut Kurnia yang merupakan sekretaris organisasi Kyai Kampung Kabupaten Langkat ini mengatakan bahwa menjadi investasi dan keberkahan yang luar biasa apabila kita mampu mendidik anak-anak generasi penerus menjadi penghafal Al-Quran serta mengecap pendidikan di pondok pesantren untuk mewujudkan generasi emas yang berkualitas.

 

Untuk itu jangan pernah ragu memasukkan anak ke pondok pesantren serta berdonasi dan berinfak untuk pembangunan pondok pesantren ungkap Kepala KUA Salapian ini mengakhiri tausiyahnya.

 

BACA  Polres Kampar Bersama Koppsa-m Tanami 10 Hectar Lahan Dengan Jagung, Garap Ketahtanan Pangan Sejak Akarnya

Sementara itu Kepala Desa Pancor Warno Berma mengungkapkan rasa gembira dan apresiasi atas berdirinya pondok pesantren tahfidz Jantung Pitu yang ada didesanya.

 

Hal yang sama juga disampaikan orangtua wali santri Mahmud Iqbal Dzony, S.pd.I berharap agar para santri mampu mengembangkan ilmunya khususnya hafalan Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

 

Acara ditutup dengan ramah tamah dan sosialisasi berkelanjutan tentang pondok pesantren tahfidz Jantung Pitu yang disampaikan ketua yayasan ustadz Kyai Awaludin, S.S.i, S.Pd.I yang berharap bantuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat untuk menumbuh kembangkan pesantren tersebut untuk mencetak generasi hafidz Al- Quran yang berakhlak, beramal dan berdakwah untuk Indonesia Emas, maju dan sejahtera ungkapnya menyampaikan visi misi pondok pesantren tahfidz Jantung Pitu yang diasuhnya.

Editor (zulfan nasution )

No More Posts Available.

No more pages to load.