‎Pencurian Buah Sawit Semakin Meresahkan, Petani Desa Kemang Gelar Musyawarah dengan Kades Desa Kemang.

oleh
oleh

Pelalawan-CN Puluhan warga mendatangi Kantor Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras guna melakukan pertemuan dengan Pemdes Desa Kemang, Selasa (20/10/2026) sekira pukul 09:00 WIB.

‎

example banner

‎Pertemuan yang sudah berlangsung untuk kesekian kalinya ini dipimpin langsung oleh Kades Desa Kemang, Lukman Hakim serta didampingi oleh Sekdes Desa Kemang, Dervin. Agenda musyawarah ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Desa Kemang, Haji Unjul, Babinsa Desa Kemang, Serma Riswanto, Bhabinkamtibmas Desa Kemang, Bripka Anggiat Siregar, serta seluruh elemen masyarakat Desa Kemang.

‎

‎Adapun yang menjadi topik pembahasan para petani ialah terkait maraknya aksi pencurian TBS yang akhir-akhir ini terjadi di Desa Kemang. Menurut para petani, aksi “ninja” sawit ini sangat berdampak signifikan terhadap produksi para petani sawit yang sebagian besar menggantungkan hidupnya dari tandan berduri ini.

‎

‎Pada pertemuan ini, para warga yang didominasi oleh para petani sawit meminta agar Pemdes Kemang beserta aparat keamanan desa mampu memberi solusi yang efektif dalam meminimalisir aksi pencurian sawit. Mereka juga menyinggung perihal maraknya peredaran narkoba di Desa Kemang yang dianggap menjadi salah satu pemicu aksi kriminalitas pencurian sawit di Desa Kemang.

BACA  Advokat Rahmad Hidayat SH. M. Kn. Apresiasi putusan bebas saidin dan Mirza

‎

‎”Kami minta seluruh bapak-bapak yang ada di hadapan kami ini agar bisa mengentaskan peredaran narkoba yang ada di desa ini. Di desa ini, para ninja sawit ini mencuri untuk membeli narkoba. Habis semua kebun warga dibuatnya, “ujar Haji Unjul dengan penuh  kekecewaan.

‎

‎Tokoh masyarakat Desa Kemang ini juga menyinggung perihal banyaknya para agen buah ilegal yang bebas beroperasi tanpa adanya tindakan tegas. Beliau berharap agar aparat keamanan di tingkat desa mampu memberi rasa aman. Bliau juga berharap agar aparat keamanan menegur para agen penampung buah ilegal yang diduga menampung buah curian milik para petani sawit.

‎

‎Pada kesempatan tersebut, Kades Desa Kemang, Lukman Hakim langsung menanggapi aspirasi warganya. Beliau menyatakan bahwasanya dirinya sudah berulang kali berupaya memberikan himbauan kepada para RAM dan para agen sawit yang berada di wilayahnya namun, sampai saat ini komunikasi tidak berjalan dengan baik.

BACA  Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara saat Car Free Day

‎

‎”Kita sudah sering mengundang para pemilik RAM dan para agen sawit untuk mengentaskan persoalan ini tapi tidak semuanya bersedia hadir dalam pertemuan. Pemdes Desa Kemang juga sudah melakukan sosialisasi perihal bahaya narkoba kepada para generasi muda guna meminimalisir peredaran narkoba, ” ujar Lukman.

‎

‎Ketika disinggung perihal langkah kedepan yang akan dilakukannya, Lukman menyatakan akan berkoordinasi dengan seluruh instansi dalam memerangi peredaran narkoba serta aksi kriminalitas di Desa Kemang ini.

‎

‎”Akar dari segala permasalahan yang terjadi di Kemang ini adalah narkoba. Kedepannya kita akan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat. Kita akan rangkul BNN, pihak kepolisian/TNI, tokoh agama dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah kita ini.

‎Kita tidak akan berhenti disini, kita akan berupaya terus menjaga Desa Kemang bebas dari peredaran barang haram tersebut, ” tegas Lukman.

‎

‎Sementara itu, Babinsa Desa Kemang, serma Riswanto menyatakan akan menampung segala aspirasi warga perihal pencurian sawit yang terjadi di wilayahnya. Sejauh ini beliau sudah melakukan tindakan persuasif dan humanis guna meminimalisir aksi pencurian sawit tersebut.

BACA  Museum Multatuli dan Bidang Kebudayaan Lebak Perkuat Pelestarian Sejarah dan Tradisi Lokal.

‎

‎Hal senada juga diungkapkan Bripka Anggiat Siregar selaku Bhabinkamtibmas Desa Kemang. Beliau mengatakan akan meneruskan segala laporan warga perihal narkoba dan pencurian sawit ke wilayah hukum Polsek pangkalan Kuras dengan catatan menyertakan barang bukti yang sah.

‎

‎Meskipun sejauh ini belum menemui titik temu, para warga yang hadir memiliki harapan besar agar aksi pencurian sawit di Desa Kemang dapat diminimalisir. Kiranya Pemdes Kemang bisa membuat sebuah payung hukum atau aturan lokal seperti Perdes yang mengatur sanksi serta mekanisme dalam menindak para pelaku pencurian sawit. Semoga dengan adanya pertemuan ini bisa membawa angin segar bagi para petani sawit Desa Kemang.

‎

‎Agenda ini bukan sekedar pertemuan antara warga dengan pemimpin, melainkan pertaruhan loyalitas dan integritas seorang pemimpin dengan warganya.

‎

‎Acara berakhir sekira pukul 11.00 WIB dengan lancar dan tertib***

‎

‎

‎

‎Editor: Rizky Marchal Sinaga

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

No More Posts Available.

No more pages to load.