Ust. Misbah Isi Tausiyah Program Shubuh Berjamaah BKPRMI Aceh Singkil, ini yang di sampaikan.

oleh
oleh

Aceh Singkil -CN Ust. Misbah salah satu Da’i Muda dan Imam Masjid isi tausiyah shubuh pada program gerakan Shubuh berjamaah yang dilaksanakan di Masjid Baitussa’adah Kampung Ujung Singkil, Ahad 23/06/2024.

Dalam tausiyahnya Ust. Misbah mengingatkan kepada jamaah bahwa kenapa umat manusia ini sangat sulit untuk mengingat kepada Allah SWT dan melaksanakan perintah Allah SWT itu rupanya disebabkan oleh karena didalam diri manusia ini masih ada rasa cinta dunia ( Hubbud Dunya ).

example banner

Sehingga dengan rasa cinta dunia itu sangat sulit untuk mengingat Allah, dan menjadikan Harta, Pangkat dan Jabatan lebih penting dari pada memenuhi panggilan Allah SWT.

BACA  Mengisi Moment libur sekolah PT Niat Suci Kebuaitullah ( NSK) Fasilitasi Khitan Massal Gratis untuk 288 Anak ke 9 Perwakilan Daerah

Seperti untuk shubuh ini lebih banyak yang masih tidur ketimbang datang ke masjid untuk melaksanakan shalat shubuh secara berjamaah.

Sebab kata ust Misbah melanjutkan, pangkal dari perbuatan maksiat dan lalai dari perintah Allah SWT itu adalah masih ada di dalam diri manusia cinta terhadap dunia.

Sehingga manusia cenderung lebih mengejar pangkat, mengejar harta dan jabatan serta mementingkan urusan dunia dan melupakan perintah dan panggilan Allah SWT.

BACA  Camat Rupat Utara Sambut Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 di Tanjung Medang

Dan Rasa cinta dunia ini juga dapat merusak amal ibadah yang kita laksanakan tambahnya.

Bahkan rasa cinta dunia ini dapat menyebabkan ketika didalam shalat kita masih mengingat dan menghitung harta kekeyanaan kita, pekerjaan kita serta jabatan yang kita emban dan inilah yang dinamakan rasa cinta dunia.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat menghilangkan rasa cinta dunia sehingga tidak bisa masuk ke dalam diri kita ini salah satunya adalah dengan cara selalu mengingat kematian.

BACA  Miris! Belum Pernah Tersentuh Bansos, Perjuangan Pasutri di Sergai Selamatkan Sang Buah Hati Menggugah Empati.

Dengan mengingat kematian maka rasa cinta dunia yang ada pada diri kita ini akan hilang, semua harta dan jabatan itu tidak ada nilainya bila dibandingkan dengan kecintaan kita kepada Allah SWT.

Untuk itu mari kita hilangkan penyakit cinta dunia ini dengan cara terus mengingat kematian dan juga melakukan taubat dengan sesungguhnya, sebab dengan mengingat kematian dan taubat yang sesungguhnya kita berharap agar semua amalan yang kita laksanakan dapat di terima oleh Allah SWT.

Jurnalis:Yudi Sagala CNtv

No More Posts Available.

No more pages to load.