Camat Nipah Panjang Akan Sanksi Tegas Pemilik Hewan Ternak Tak Bertanggung Jawab

oleh
oleh

Jambi| Berdasarkan perda No 3 tahun 2016 terdapat di pasal A dengan poin dalam pembudidayaan hewan ternak, dan juga tentang tertib  berlalu lintas sebagai mana yang telah di atur dalam perda tersebut.

Helmi Agustinus ,SE dengan mengerahkan petugas Satpol PP Kecamatan melakukan penertipan  hewan-hewan yang berkeliaran di sudut kota Kecamatan Nipah Panjang.

BACA  Masyarakat Lingkungan II kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas semarakkan HUT RI ke 81
example banner

Tidak hanya itu, Helmi Agustinus pun menyambangi rumah-rumah penduduk yang memiliki hewan ternak, sekaligus menyampaikan tentang apa yang di sosialisasikan nya.

Saat di konfirmasi di rumah dinasnya pada Senin 06 Juli 2020. Beliau menyatakan bahwa jika ada pemilik ternak yang masih membandel, hewannya akan kami tangkap dan kami akan berikan surat pernyataan sesuai dengan aturan Perda kita, Namun jika masih juga terulang maka akan di berikan sanksi tegas berupa denda maksimal Rp 500,000 “Tegasnya.

BACA  Optimalisasikan Peran Remaja Masjid, KUA Salapian Keynote Speaker Halaqoh Ta'dibiyah BKPRMI Sumatra Utara 

Dikatakanya “pihak kita merespon
Karna banyaknya laporan warga yang sampai ke pihak Kecamatan,
Bahkan pernah kepala puskesmas Nipah panjang menyampaikan terkait keluhan, di sebabkan hewan ternak (kambing,red) tersebut hingga memasuki ruang IGD (instalasi gawat darurat) padahal memang puskesmas Nipah panjang buka 24 jam “terangnya.

BACA  Menyikapi adanya pemberitaan SKF melanggar tiga (3) poin aturan PERDA diduga kuat Kabid GAKDA Tuba dinilai masuk ANGIN dan TAK bersikap PROFESIONAL. 

Suatu ketika pun juga pernah terjadi pejabat Syahbandar Nipah panjang secara tidak sengaja menabrak hewan hewan tersebut” ungkapnya.(Muslimin)

No More Posts Available.

No more pages to load.